Menu

Adminstrasi server XII TKJ1,2 Desember 2015

Pengenalan Monitoring Jaringan Komputer

  1. Latar Belakang

“jaringan komputer”?  sebuah komputer desktop? Laptop? Facebook? Atau yang lain? Mungkin kita semua punya gambaran berbeda-beda mengenai jaringan komputer. Namun secara keilmuan Jaringan Komputer merupakan sebuah sistem yang terdiri dari sekumpulan komputer/gadget yang saling interkoneksi & berkomunikasi untuk berbagi sumber daya. Bentuk koneksi ini bisa lewat kabel maupun udara atau yang disebut dengan wireless.

Jaringan komputer sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti di rumah, sekolah, kantor, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Bahkan di era sekarang ini jaringan komputer (dalam konteks ini adalah fasilitas akses internet) bisa dikatakan menjadi kebutuhan pokok manusia.

Karena pentingnya jaringan komputer pada kehidupan sekarang, perlu adanya kestabilan jaringan komputer yang digunakan. Disinilah seorang network administrator jaringan memposisikan diri menjaga stabilitas jaringan komputer. Monitoring jaringan komputer adalah metode utama untuk menjaga stabilitas jaringan komputer. Dengan monitoring diharapkan jika terjadi permasalahan pada jaringan dapat diperbaiki dengan cepat dan mudah oleh administrator.

  1. Pengertian Monitoring Jaringan Komputer

Monitoring Jaringan Komputer adalah proses pengumpulan dan melakukan analisis terhadap data-data pada lalu lintas jaringan dengan tujuan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki Jaringan Komputer. Monitoring jaringan ini merupakan bagian dari manajemen jaringan. Monitoring Jaringan Komputer dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :

  1. Connection Monitoring

Connection monitoring adalah teknik monitoring jaringan yang dapat dilakukan dengan melakukan tes ping antara monitoring station dan device target, sehingga dapat  diketahui bila koneksi terputus.

  1. Traffic Monitoring

Traffic monitoring adalah teknik monitoring jaringan dengan melihat paket aktual dari traffic pada jaringan dan menghasilkan laporan berdasarkan trafficjaringan.

  1. Tujuan Monitoring Jaringan Komputer

Tujuan Monitoring Jaringan Komputer adalah untuk mengumpulkan informasi yang berguna dari berbagai bagian jaringan sehingga jaringan dapat diatur dan dikontrol dengan menggunakan informasi yang telah terkumpul. Dengan begitu diharapkan jika terjadi touble atau permasalahan dalam jaringan akan cepat diketahui dan diperbaiki sehingga stabilitas jaringan lebih terjamin.
Berikut ini beberapa alasan utama dilakukan monitoring jaringan :

  • Untuk menjaga stabilitas jaringan.
  • Sulit untuk mengawasi apa yang sedang terjadi di dalam jaringan yang memiliki sejumlah besar mesin (host) tanpa alat pengawas yang baik.
  • Untuk mendeteksi kesalahan pada jaringan, gateway, server, maupun user.
  • Untuk memberitahu trouble kepada administrator jaringan secepatnya.Mempermudah analisis troubleshooting pada jaringan.
  • Mendokumentasikan jaringan.
  1. Tahapan Monitoring Jaringan Komputer

Secara garis besar tahapan dalam sebuah sistem monitoring terbagi ke dalam tiga proses besar, yaitu:

  1. Proses di dalam pengumpulan data monitoring.
  2. Proses di dalam analisis data monitoring.
  3. Proses di dalam menampilkan data hasil monitoring.

Analogi proses. Sumber data dapat berupa network traffic, informasi mengenai hardware, atau sumber-sumber lain yang ingin diperoleh informasi mengenai dirinya. Proses dalam analisis data dapat berupa pemilihan data dari sejumlah data telah telah terkumpul atau bisa juga berupa manipulasi data sehingga diperoleh informasi yang diharapkan. Sedangkan tahap menampilkan data hasil monitoring menjadi informasi  yang berguna di dalam pengambilan   keputusan atau kebijakan terhadap sistem yang sedang berjalan dapat berupa sebuah tabel, gambar, gambar kurva, atau dapat juga berupa gambar animasi.

Aksi yang terjadi di antara proses-proses yang ada di dalam sebuah sistem monitoring adalah   berbentuk service, yaitu suatu proses yang terus-menerus berjalan pada interval waktu tertentu. Proses yang dijalankan dapat berupa pengumpulan data dari objek yang di-monitor, atau melakukan analisis data yang telah diperoleh dan menampilkannya. Proses yang terjadi tersebut bisa saja memiliki interval waktu yang berbeda. Contoh interval waktu di dalam pengumpulan data dapat  terjadi tiap lima menit sekali. Namun pada proses analisis data terjadi tiap satu jam sekali karena untuk menghasilkan informasi yang diharapkan membutuhkan lebih dari satu sampel data, misal   untuk nilai rataan data (AVERAGE) dengan sebanyak 60 sampel data.

  1. Software yang digunakan

Pada dasarnya banyak sekali software baik itu freeware maupun berbayar yang digunakan untuk melakukan monitoring jaringan. Beberapa software yang bisa digunakan adalah Cacti, Capsa, Passmark wirelessmon, inSSIDer, netStumbler, NetTools dan lain lain.

Namun pada umumnya software tersebut memiliki fungsi yang sama yaitu digunakan untuk melihat beberapa paramaeter jaringan seperti network hardware, IP Address, status, distance, data traffic, operating system yang digunakan, hostname, netBIOS name, netBIOS user, SNMP status dan Trap,

JSN Nuru template designed by JoomlaShine.com